Memilih kain fiberglass yang tepat memang bisa rumit, tetapi tidak harus demikian! Pertama, pikirkanlah apa yang sedang Anda buat. Sebagai contoh, jika Anda membangun kapal, Anda mungkin memerlukan kain yang sangat kuat dan tahan terhadap air. Jika Anda membuat model kecil, kain yang lebih ringan justru bisa lebih cocok. Selanjutnya, pertimbangkan berat kain tersebut. Kain yang lebih ringan lebih mudah ditangani, tetapi mungkin tidak sekuat kain berat. Kain yang lebih berat lebih tahan lama, namun bisa lebih sulit dikendalikan. Kain fiberglass tersedia dalam berbagai berat, biasanya diukur dalam ons per yard persegi. Banyak proyek justru mendapat manfaat dari penggunaan beberapa lapis kain ringan, alih-alih satu lapis kain berat. Pendekatan ini dapat memberikan kekuatan yang dibutuhkan tanpa membuat proyek menjadi sulit dikelola.
Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah pola tenun kain tersebut. Kain dapat ditenun dengan berbagai cara, menghasilkan tekstur dan kekuatan yang berbeda. Tenunan polos sangat umum dan cocok untuk sebagian besar proyek. Namun, jika Anda membutuhkan kain yang dapat meregang atau bergerak tanpa putus, Anda mungkin memerlukan tenunan twill. Sangat membantu untuk mengajukan pertanyaan serta berdiskusi dengan para ahli di tempat seperti GRAND FIBERGLASS. Mereka dapat membantu Anda memahami perbedaan-perbedaan tersebut serta menyarankan jenis yang paling tepat untuk proyek Anda. Jangan lupa memperhitungkan resin yang akan Anda gunakan. Resinlah yang memberikan kekuatan pada fiberglass serta membantunya mempertahankan bentuknya. Jenis resin yang berbeda bekerja lebih baik dengan jenis kain yang berbeda pula, sehingga penting untuk memilihnya secara cermat. Selain itu, penggunaan bahan berkualitas tinggi seperti Self adhesive fiberglass tape dapat meningkatkan daya tahan proyek Anda.